Kamis, 21 Maret 2013

Panggilan Istimewa

Baca : 1 Samuel 3:1-10 (11-20); Yohanes 1:43-51

            Sebuah kisah menarik mengenai panggilan Allah terhadap Samuel, sungguh-sungguh bermula dari inisiatif Allah. Panggilan Allah terhadap Samuel bukan semata-mata terjadi karena nazar ibunya ketika ia berdoa di bait Allah untuk meminta seorang anak (1 Sam 1:11) dan bukan pula karena Samuel sudah sering melakukan aktivitas di Bait Suci Tuhan. Panggilan istimewa diberikan kepada Samuel untuk menjadi pelayan-Nya, semuanya itu karena inisiatif Allah.

            Panggilan itu di mulai dengan sapaan Allah yang sampaikan kepada Samuel di suatu malam. Sapaan penuh wibawa yang dinyatakan dengan menyebut nama Samuel. Panggilan itu penting bagi Samuel, karena selama ini dia sudah cukup terlibat dalam pelayanan di Bait Suci Tuhan, sehingga panggilan ini meneguhkan Samuel. Samuel meresponi panggilan Allah tersebut, sehingga sejak saat itu Tuhan menyertai Samuel sampai ia ditetapkan Allah untuk nabi-Nya.

           Sama halnya ketika Yesus memanggil para murid-Nya pertama kali (Yoh 1:43-51). Yesus berinisiatif memanggil mereka untuk menjadi murid. Panggilan Tuhan ini merupakan kesempatan bagi para murid untuk dapat menjadi pribadi yang siap melanjutkan karya Allah di dunia. Begitu juga setiap kita juga dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang dapat menyatakan berita kebenaran tentang Allah.

Kisah mengenai pemanggilan Samuel dan kisah pemanggilan para murid sesungguhnya menjelaskan bahwa Allah yang berinisiatif terlebih dahulu untuk memanggil kita. Allah memanggil kita untuk terlibat dalam karya pelayanan bagi sesama. Panggilan istimewa telah Allah nyatakan  bagi kita.

Mari kita belajar untuk dapat mendengar panggilan Allah dalam hidup kita. Panggilan Allah adalah sebuah panggilan istimewa. Ketika kita membuka diri bagi panggilan Allah, maka sama halnya dengan kita telah memberikan kesempatan bagi Allah untuk berkarya dalam hidup kita (Yoh 1:50-51). Bahkan kita akan semakin bertumbuh dalam Tuhan melalui firman-Nya (1 Sam 3:19). Panggilan istimewa dari Allah telah dinyatakan bagi setiap kita untuk melayani Dia. Pertanyaannya bagi kita,Maukah kita meresponi panggilan Allah dalam hidup kita?

~Chima~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Translate